Friday 13th


Karena di Jepang terdapat empat musim yang berbeda, maka orang Jepang sangat peka pada perubahan cuaca.
Saat anda menulis sebuah surat formal, akan lebih baik untuk memulai dengan sapaan yang berhubungan dengan musim. Anda pun dapat mengawali percakapan dengan bicara soal cuaca. Saat Anda bertemu untuk pertama kalinya dengan seseorang, bicara politik tentu tidak akan menciptakan suasana yang nyaman. Akan lebih baik juga untuk tidak memulai percakapan dengan hal-hal yang bersifat pribadi, karena menjaga jarak dengan orang lain bagi orang Jepang itu sangatlah penting.
Berikut dua ungkapan yang menunjukkan betapa eratnya orang Jepang menghubungkan diri dengan cuaca. Pernah dengar ungkapan hare-onna yang artinya "wanita pembawa cuaca cerah?" atau ame-otoko yang artinya "lelaki pembawa hujan?" Engah mengapa, seorang hare-onna selalu membawa serta cuaca yang cerah saat bepergian atau keluar, sementara ame-otoko selalu mendatangkan hujan pada saat-saat yang paling tidak diinginkan. Orang Jepang suka menilai diri sendiri sebagai pembawa hare atau ame.



Credit to : www.nhk.or.jp

Categories:

Leave a Reply